KORBAN MERAPI

Posted by ahmad najib Minggu, 31 Oktober 2010 0 komentar
Peristiwa meletusnya Gunung Merapi beberapa hari lalu masih menyisakan keprihatinan masyarakat Indonesia karena tidak saja menyebabkan banyak korban jiwa tapi juga harta benda warga sekitar. Dan ironisnya, para petugas mendapati pemandangan memilukan saat melakukan pengamatan di sekitar lokasi yang hancur akibat letusan gunung paling aktif di dunia tersebut.
Kepala Badan Geologi R Sukhyar, menuturkan, di lokasi kejadin cukup banyak pemandangan memilukan, salah satunya adalah hewan ternak yang mati. Yang membuat pilu bukan karena mereka mati terbakar, namun lebih karena saat ditemukan kondisi hewan ternak ini dalam keadaan terikat oleh tali.
"Makanya kenapa banyak orang bertanya-tanya, kenapa hewan ternak yang mati kebanyakan dalam posisi berdiri? Ternyata dilihat di lokasi, para pendudukan sebelum mengungsi meninggalkan ternak mereka dengan cara mengikatnya dengan tali. Ternak-ternak ini diikat leher, dan kakinya. Jadi mereka saat terjadi letusan tidak bisa melarikan diri," tutur Sukhyar saat jumpa pers di Badan Geologi Jalan Diponegoro, Sabtu (30/10) sore.
Menurut Sukhyar, hewan-hewan ternak ini sengaja diikat agar tidak kabur atau dicuri saat pemiliknya mengungsi. "Ini hanyalah masalah behavior, warga harapannya hewan mereka tidak kabur saat gunung meletus, jadi mereka bisa mengungsi dengan tenang. padahal, ternak-ternak ini justru mati kalau diikat seperti ini. Mungkin akan lain bila ternak-ternak ini dibiarkan tanpa diikat, bisa menyelamatkan diri dengan insting hewannya," kata Sukhyar.
Dari gambar-gambar yang diperlihatkan saat jumpa pers, banyak sekali hewan ternak yang terdiri dari kambing dan sapi mati dalam kondisi mengenaskan. Hewan-hewan ini terikat leher dan kakinya di tiang-tiang kandang. Banyak dari hewan ini mati dalam posisi berdiri karena tubuhnya terikat tali.

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

kami tunggu komentar anda tapi jangan melakukan komentar spam

Panduan blog dan SEO support Jual Online Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Pusat pengobatan herbal ampuh.