Indonesia kembali diguncang oleh bom, kali ini bom meledak di sebuah gereja bethel yaittu gereja bethel injil sepuluh di kota solo. bom meledak sekitar pukul 10.55 WIB bersamaan dengan berakhirnya kebaktian pada hereja tersebut, sampai saat berita ini ditulis korban meninggal baru 2 orang yaitu orang yang diduga pelaku peladakan dan salah satu jemaat gereja tersebut, sedangkan korban yang dirawat mencapai 12 orang dan sekarang masih dirawat pada rumah sakit dr. Oen surakarta.
pihak kepolisian sampai saat ini masih menyelidiki dan mengidentifikasi pelaku yang diperkirakan berumur 30 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, orang yang di duga sebagai pelaku bom bunuh diri itu meninggal dengan bagian perut hancur sedangkan kepala masih tetap utuh. pihak kepolisian mengatkan bom yang meledak bersifat low eksplosif, akan tetapi bunyi ledakan mencapai radius hingga 500 meter.
untuk motif pengeboman sendiri kepolisian sampai saat ini juga belum mengetahui secara pasti motif apa di balik pengeboman pada gereja tersebut, akan tetapi terlepas dari apapun itu bom yang meledak telah membuat bangsa indonesia kembali bersedih dan berduka. kasus terorisme yang terakhir terjadi pada polres cirebon kembali terulang dan yang menjadi sasaran justru malah gereja. kejadian ini secara tidak langsung telah membuat orang berprasangka bahwa faktor agama adalah pemicunya, hal ini tidak lepas dari adanya jamaah islamiyah yang selam ini selalu dijadikan sebagai tersangka dalam setiap kasus bom yang ada di Indonesia. akan tetapi penulis berpendapat bahwa kasus bom yang terjadi hanyalah sebagai pengalihan isu dari kasus-kasus besar yang sedang melanda bangsa indonesia, seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini bangsa indonesia sedang di landa dengan kasus-kasus korupsi yang melibatkan banyak tokoh-tokoh penting di pemerintahan. dengan adanya bom yang melanda gereja di solo secara tidak langsung perhatian publik akan beralih pada kasus yang terjadi di solo dan kasus besar yang sesungguhnya sedikit banyak akan teralihkan, jika itu benar sebagai pengalihan perhatian ini merupakan bangsa yang sudah tidak punya peri kemanusiaan. semoga apa yang penulis tulis ini tidak benar dan ini benar-benar hanya dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab dan semoga pihak kepolisian cepat bisa mengungkap kasus ini....amien......
Baca Selengkapnya..pihak kepolisian sampai saat ini masih menyelidiki dan mengidentifikasi pelaku yang diperkirakan berumur 30 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, orang yang di duga sebagai pelaku bom bunuh diri itu meninggal dengan bagian perut hancur sedangkan kepala masih tetap utuh. pihak kepolisian mengatkan bom yang meledak bersifat low eksplosif, akan tetapi bunyi ledakan mencapai radius hingga 500 meter.
untuk motif pengeboman sendiri kepolisian sampai saat ini juga belum mengetahui secara pasti motif apa di balik pengeboman pada gereja tersebut, akan tetapi terlepas dari apapun itu bom yang meledak telah membuat bangsa indonesia kembali bersedih dan berduka. kasus terorisme yang terakhir terjadi pada polres cirebon kembali terulang dan yang menjadi sasaran justru malah gereja. kejadian ini secara tidak langsung telah membuat orang berprasangka bahwa faktor agama adalah pemicunya, hal ini tidak lepas dari adanya jamaah islamiyah yang selam ini selalu dijadikan sebagai tersangka dalam setiap kasus bom yang ada di Indonesia. akan tetapi penulis berpendapat bahwa kasus bom yang terjadi hanyalah sebagai pengalihan isu dari kasus-kasus besar yang sedang melanda bangsa indonesia, seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini bangsa indonesia sedang di landa dengan kasus-kasus korupsi yang melibatkan banyak tokoh-tokoh penting di pemerintahan. dengan adanya bom yang melanda gereja di solo secara tidak langsung perhatian publik akan beralih pada kasus yang terjadi di solo dan kasus besar yang sesungguhnya sedikit banyak akan teralihkan, jika itu benar sebagai pengalihan perhatian ini merupakan bangsa yang sudah tidak punya peri kemanusiaan. semoga apa yang penulis tulis ini tidak benar dan ini benar-benar hanya dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab dan semoga pihak kepolisian cepat bisa mengungkap kasus ini....amien......

















